Kegiatan Anak Bulan Januari 2014| Children’s Activities in January 2014

Tim Rangon Futsal Akademi (RFA) meneruskan perjalanan mereka di liga AAFI. Mereka masih berada di 3 besar. Anak-anak kalah di pertandingan ke-3 meskipun mereka bermain sangat baik. Selain pengalaman ini, impian untuk bergabung dengan tim Indonesia GARUDA BARU pada Piala Dunia Anak Jalanan atau Street Child World Cup (SCWC) 2014, adalah motivasi terkuat mereka untuk terus berlatih di tiap hari Senin dan Kamis. Pada tanggal 1 Februari akan ada audisi pememilihan anggota tim Indonesia GARUDA BARU yang akan berkompetisi pada seleksi pertama untuk SCWC yang akan berlangsung pada bulan Maret 2014. Kami berharap beberapa anak-anak dari KDM dapat bergabung dengan tim tersebut dan mewakili Indonesia di SCWC, di Rio de Janeiro, Brazil. Untuk informasi lebih lanjut mengenai SCWC silahkan kunjungi website www.streetchildworldcup.org.

Bulan ini terasa lebih istimewa karena teman kita, Lauri dan Anne dari Stichting Chance to Dance telah kembali di KDM dan meluangkan waktu mengajar beberapa gerakan tarian baru. Anak-anak sangat senang menerima mereka kembali dan bersama-sama mempersiapkan pertunjukan tari The Nutcracker yang ditampilkan dalam perayaan hari jadi Yayasan KDM ke-42 tangal 25 Januari lalu. Penampilan anak-anak KDM dilakukan dengan sangat baik dan banyak orang yang datang dan melihatnya, yaitu para tetangga, teman-teman, alumni, relawan, dan rekan yayasan. Anak-anak menampilkan The Nutcracker, flash mob, dan penampilan seni lukis “Mission Impossible”. Setelah melihat bagaimana mereka tampil, kami akan melanjutkan program tari dengan menyewa penari profesional untuk mengajar anak-anak.

Seni lukis “Mission Impossible” adalah sebuah ide dari Fitrajaya Nusananta, pengajar dan relawan untuk KDM Art Space. Anak-anak melukis di kanvas dengan panjang 12 meter dan tinggi 3 meter. Dengan musik pendukung, koreografi, percikan warna-warni cat di kanvas, kegiatan tersebut menjadi luar biasa. Anak-anak dan pengunjung terlihat senang dan terkejut dengan hasilnya. Bagi yang berminat untuk membeli atau membantu kami menggalang dana dengan melelang lukisan ini, dapat menghubungi Roni di nomor +62 818 0251 1506 atau email roni@kdm.or.id.

Di perayaan hari jadi Yayasan KDM ke-42, kami sangat bangga dengan dinyanyikannya lagu-lagu nasional Indonesia oleh anak-anak, di samping itu mereka menunjukkan beberapa tarian tradisional. Dengan tema “Kami Berharga, Kami Indonesia”, anak-anak bangga menunjukkan budaya Indonesia. Salah satunya adalah Rizky (13 tahun) yang memainkan lagu “Kampuang Nan Jauh di Mato”, sebuah lagu rakyat dari Sumatera Barat dengan alat musik piano. Perayaan tersebut menjadi hari yang luar biasa bagi kita semua.

Our futsal team (RFA) continues their journey in AAFI league. They are still in the top 3 of the group. We lost the third match though they played very well. These experiences and also the dream to join the ‘Indonesia GARUDA BARU’ team for Street Child World Cup (SCWC) 2014, is their strongest motivation to keep practicing every Monday and Thursday. On the 1st of February there is an audition to select the ‘Indonesia GARUDA BARU’ team who will compete in the first selection for the Street Child World Cup (SCWC) in March 2014. We are hoping that some of KDM children will be able to join the team and represent Indonesia in SCWC in Rio de Janeiro, Brazil. For further information about SCWC please visit the website www.streetchildworldcup.org

This month feels more special because our friends, Lauri and Anne from Stichting Chance to Dance are back at KDM and spent their time to give some new dancing moves to the children. The kids were so happy to have them back and we prepared the Nutcracker performance for KDM Anniversary on 25th of January. All of the KDM kids performed great and many people from our neighborhood, friends, alumni, volunteers, and our partners came. The kids performed The Nutcracker, a Flash Mob, and the “Mission Impossible” Art Performance. After seeing how they performed, we will continue the dance program by hiring professional dancer.

The “Mission Impossible” art performance is the idea of Fitrajaya Nusananta, KDM Art Space program trainer and volunteer. The children painted on a canvas of 12 meters long and 3 meters height. With good music, nice choreography, colorful paint splashing on the canvas, it was a fantastic show. All of the children and visitors were excited and surprised by the result. For those who want to buy or help us to raise a donation by doing an auction for these paintings, do not hesitate to contact Roni at mobile +62 818 0251 1506 or email roni@kdm.or.id.

On our 42nd Anniversary we were also very proud that the children sang Indonesia’s national songs, and then they performed traditional dancing. With the theme “We are Precious, We are Indonesia”, the children were proud to show Indonesian culture. One of our kids, Rizky (13 years old) played on the piano the “Kampuang Nan Jauh di Mato”, a West Sumatra folk song. The KDM 42nd Anniversary was a great day for all of us.

Print Friendly
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply